This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 23 Maret 2020

Forkopicam Pabelan Rapat Bentuk Tim Penanggulangan COVID-19


Kabupaten Semarang-Pemerintah Kecamatan Pabelan melakukan berbagai upaya mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19) di Kecamatan Pabelan. Mulai dari meliburkan sekolah, pembentukan Tim Gugus Tugas, serta rencana pembentukan posko kesehatan.

Bertempat di Rumah Dinas Camat Pabelan telah dilaksanakan Rapat Pembahasan serta Pembentukan Tim Gugus Tugas Pencegahan Virus COVID-19,Jumat (20/09)

Camat Pabelan menerangkan, Tim Gugus Tugas akan fokus menangani persoalan Covid-19 sesuai tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) baik melalui tindakan preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif.
“Langkah-langkah untuk perubahan penjabaran silakan dilakukan, misalnya mengubah kegiatan-kegiatan yang bisa ditunda pelaksanaannya, karena ini penting dibandingkan melakukan suatu program yang bisa dilakukan tahun depan.

Selain itu, apa saja yang diperlukan seperti peralatan yang kurang, maka segera dinas terkait usulkan sebagai antisipasi dan kesiapsiagaan kita,” jelasnya
.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Kecamatan Pabelan menyampaikan, “Hal-hal yang perlu disiapkan, termasuk diantaranya disinfektan untuk ruang-ruang publik, khususnya berkaitan dengan pelayanan publik dapat menginsfektan ruangan,” mintanya

Jelang Jumatan, Babinsa Kemambang Semprot Masjid


Kabupaten Semarang-Babinsa Desa Kemambang Koramil 12/Banyubiru bersama Babinkamtibmas Polsek Banyubiru melakukan pembersihan dan penyemprotan cairan disinfektan di sejumlah Masjid dan Mushala di wilayah desa Kemambang,Kecamatan Banyubiru,Kabupaten Semarang,Jumat (20/03)

Kegiatan ini meliputi pembersihan lantai dan area yang sering dipegang atau digunakan oleh jemaah masjid di semprot dengan cairan disinfektan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Kemambang,Babinsa Desa Kemambang,Babinkamtibmas Desa Kemambang, Perangkat Desa Kemambang serta Takmir masjid Desa Kemambang.

Kepala Desa Kemambang menyampaikan bahwa, ” Kegiatan ini merupakan satu hal yang harus dilakukan dimana fasilitas umum bisa menjadi tempat berkembangnya virus Covid – 19 sehingga perlu adanya sterilisasi agar tidak terjadi wabah di lingkungan Kemambang “, jelasnya.

Babinsa Kemambang menambahkan bawa kegiatan seperti ini akan terus dilakukan selama masa tanggap darurat Covid – 19 sesuai petunjuk dan arahan pimpinan.

” Dandim memerintahkan kami dijajaran untuk melakukan aksi nyata demi mencegah penularan virus Covid – 19 di wilayah binaan masing – masing, maka secara masif kami bersama unsur tiga pilar bekerjasama untuk melakukan sterilisasi”, pungkasnya

Cegah Penyebaran Virus Corona,Anggota Kodim 0714/Salatiga Menerima Sosialisasi Kesehatan Dari Tim RS Dr Asmir Salatiga


Penyebaran virus corona menjadi perbincangan yang hangat di kalangan masyarakat. Informasi mengenai penyebaran virus menyebar luas dari mulut ke mulut dan juga dari berbagai postingan media sosial. Tak lupa berbagai arahan untuk mencegah penularan dan menjaga kesehatan juga banyak dilakukan berbagai pihak.

Berkaitan dengan hal tersebut bertempat di halaman Makodim telah berlangsung sosialisasi kesehatan dari DKT Dr Asmir salatiga,Sosialisasi tentang pencegahan Virus COVID-19 dan cara mencuci tangan disampaikan oleh Letda Ckm Rebo Dantim keslap serta Ketua Tim Sosialisasi, Dr Beri dari UGD DKT Dr asmir salatiga yang diikuti oleh anggota TNI serta PNS jajaran Kodim 0714/Salatiga,Jumat (20/03)

Dr Berry menyampaikan materi kesehatan menyikapi merebaknya penyakit virus corona, dengan langkah langkah menghindari penyakit antara lain dengan cara mencuci tangan dengan enam langkah, etika batuk serta cara pemakaian masker yang benar.

Sosialisasi yang dilakukan cukup sederhana,Anggota diarahkan  untuk mencuci tangan dengan 6 langkah ,Mulai dari menggosok telapak tangan, menggosok punggung tangan dan sela-sela jari menggunakan tangan kiri dan sebaliknya. Lalu menggosok sela jari tangan dari arah dalam keluar, saling mencuci jari tangan di bagian sisi dalam, menggosok ibu jari hingga menggosok ujung jari dan kuku di telapak tangan yang lain.

Pasiops Kodim 0714/Salatiga Kapten Inf Ngadiono menyampaikan pentingnya selalu menjaga kesehatan diri, keluarga maupun satuan dan harus membina fisik yang sudah di jadwalkan oleh satuan dan juga harus punya kesadaran diri untuk berolahraga mandiri agar tubuh tetap sehat dan bisa tahan dari berbagai gangguan kesehatan.

“Kegiatan ini sangat bagus untuk memberikan pengetahuan tentang pentingnya melindungi diri dan mengerti menjaga kesehatan,” ujarnya.

BABINSA KORAMIL SUMOWONO HADIRI TRADISI SADRANAN


Tradisi Nyadran adalah nama dari salah satu budaya masyarakat Islam Jawa dalam menyambut datangnya Bulan Ramadhan,Sebuah serangkaian budaya berupa kenduri selamatan, Besik atau pembersihan makam leluhur serta upacara ziarah kubur, dengan mendoakan roh yang telah meninggal di area makam,Oleh masyarakat Jawa terutama Jawa Tengah, tradisi ini biasa dilaksanakan di setiap hari ke-10 bulan Rajab atau saat datangnya bulan Sya’ban.

Tradisi tersebut yang masih tetap terjaga dan lestari di kecamatan Sumowono,Seperti yang dilakukan oleh warga masyarakat dusun Delik,Desa Candi Garon,Kecamatan Sumowono,Kabupaten Semarang,Bersama Babinsa,Lurah,Babinkamtibmas,Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat mereka mengadakan Tradisi Nyadran Menyambut Bulan Suci Ramadhan,Jumat (20/03)

Adapun dalam pelaksanaanya, diawali dengan pembacaan yasin , zikir, tahlil, dan doa, serta tausiyah, kemudian ditutup dengan makan bersama.

Dikatakan oleh Serda Priyadi Nyadran merupakan Perpaduan antara adat budaya serta agama .tradisi peninggalan budaya yang tak terrnilai harganya dan perlu dilestarikan.

"Masyarakat yang mengikuti Nyadran biasanya berdoa untuk kakek-nenek, bapak-ibu, serta saudara-saudari mereka yang telah meninggal"pungkasnya

Komsos Serma Wahab Bersama Perangkat Desa


Babinsa Desa Pabelan Koramil 02/Pabelan Serma Abdul Wahab melaksanakan giat komunikasi sosial (Komsos) dengan Perangkat Desanya yang bertempat di Kantor Balai Desa Pabelan,   Kecamatan Pabelan,  Kabupaten Semarang,Kamis (19/03)

Pembinaan Komunikasi sosial (Binkomsos) adalah merupakan salah satu kemampuan aparat Komando Kewilayahan yang harus dimiliki oleh setiap Babinsa, Karena dengan Komsos diharapkan seorang Babinsa akan mengetahui tentang kondisi sosial masyarakatnya,   sekaligus untuk mendapatkan data dan fakta sebagai penunjang tugas kewilayahan. Hal tersebut yang mendorong Serma Abdul Wahab yang menjabat sebagai Babinsa Desa Pabelan ini melaksanakan Komsos di Wilayah Binaannya dengan Pejabat Pemerintahan Desa.

Serma Abdul Wahab bersilahturahmi dengan Perangkat Desa Pabelan, kali ini melaksanakan Komsos pendataan jumlah penduduk yang baru sebagai kelengkapan data penduduk yang ada di Wilayah Binaannya.  Lebih lanjut, ia mengatakan. "sudah menjadi kewajiban kami sebagai Babinsa untuk selalu mengetahui perkembangan situasi Wilayah Binaan mulai dari jenis kegiatan maupun kendala yang terjadi di desa binaan untuk dicarikan solusi atau jalan pemecahannya." Ujarnya

Pembuatan Saluran Air,Anggota Koramil Gotong Royong Bersama Warga


Anggota Koramil 16/Tingkir melaksanakan karya bhakti bersama warga membuat Saluran Air Panjang 82,5 m, Lebar Galian 1m,Kedalaman 45 cm,Pasangan pondasi ka/ki 30 cm,serta Lantai bawah 40 cm di jln Ichwan 03/03 dusun Isep isep, Kelurahan Cebongan,Kecamatan Tingkir,Kota Salatiga,Kamis(19/03)

Dalam melaksanakan karya bakti dikhususkan pada pembuatan saluran – saluran air, Tujuannya menaikan endapan tanah yang ada pada saluran tersebut, Juga untuk membersihkan rumput liar yang menghambat laju air.

”Kami berharap semua saluran air di wilayah Desa Cebongan menjadi lancar dan bersih. Di samping untuk memperlancar aliran air di wilayah Kecamatan Tingkir,” Ujar Pelda Sutrisno Batuud Koramil 16/Tingkir

Danramil 16/Tingkir  mengatakan, kegiatan karya bakti seperti ini sebagai bentuk upaya bersama TNI dan masyarakat. Sehingga terjalin saling membantu dan bergotong royong antara TNI dan warga.

”Kami terus berupaya menjaga kekompakan dan keharmonisan antara muspika dan komponen masyarakat lainya. Dengan harapan kemanunggalan antara TNI dengan rakyat yang selama ini berjalan dengan baik agar lebih harmonis dan lestari,” terangnya

Tanggap Kondisi Di Wilayah,Serda Puji Bantu Warga Yang Terkenan Musibah Tanah Longsor


Kabupaten Semarang-Hujan deras yang terjadi dari siang hingga malam hari mengakibatkan bencana tanah longsor Dusun Ngagrong Rt 08 Rw 01 Ds Wates Kec Getasan Kabupaten Semarang,Rabu (18/03)

Tanah longsor tersebut terjadi di halaman belakang rumah salah seorang warga,Musri (50)yang mengalami musibah tersebut menurut kesaksiannya longsor terjadi sekitar pukul 04.00 Wib (Selasa Dini Hari),akibat dari tanah longsor tersebut rumahnya mengalami kerusakan cukup Parah.

Mendapat laporan dari warga binaannya, Serda Puji yang merupakan Bintara pembina desa (babinsa) di desa tersebut pun turun tangan,Dia bersama-sama dengan warga dan personel Koramil 03/Getasan bergotong-royong melaksanakan kerja bakti. Utamanya membantu menyingkirkan material tanah longsor, Rabu (19/2).

Semangat warga sangat terlihat selama didampingi babinsa setempat. Utamanya dalam menyingkirkan bekas longsoran tanah. Seolah menunjukan bahwa peran seorang babinsa sangat dibutuhkan di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut Serda Puji mengatakan, sebagai Babinsa dirinya harus tanggap terutama dalam kondisi darurat di desa binaan. Di mana tenaga sangat dibutuhkan. Maka dia harus cepat tanggap.

"Selain sudah menjadi tugas saya di wilayah, hal ini juga untuk memberikan contoh kepada masyarakat agar selalu tanggap terhadap warga yang sedang kena musibah," katanya.
Menurut dia, perlu menumbuhkan rasa kepedulian kepada sesama dan memupuk kembali semangat gotong royong