This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 31 Desember 2019

Gelar Budaya untuk Pilkada yang Berintregritas



Ambarawa-Bertempat di Alun - alun Ambarawa Kelurahan Tambakboyo Kecamatan Ambarawa Kabupaten Semarang telah berlangsung kegiatan " Gelar Budaya untuk Pilkada yang Berintregritas dan Deklarasi oleh Bawaslu Kabupaten Semarang " ,Minggu (01/12)

Wakil Bupati Semarang yang turut hadir dalam sambutannya menyampaikan,Marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat tuhan yg maha esa,semoga kita selalu diberi kesehatan dan doa bersama untuk pemilu aman dan damai.

"Riuhnya Pilkada ini menyentuh segala lini. Tak pelak, masyarakat biasanya terbelah menjadi kubu-kubu beda pilihan,Akan tetapi, sebenarnya beda pilihan adalah hal biasa dalam demokrasi. Selebihnya, di kehidupan lainnya, mereka terhubung satu sama lain, meski beda pilihan maupun partai" ucapnya

"Warga Kab. Semarang ingin menunjukkan bahwa mereka begitu menjunjung tinggi kerukunan dan toleransi beragama mendekati Pemilukada 2019. Slogan beriman tak hanya didengungkan di mulut, tetapi dibarengi dengan tindakan nyata" pungkas Ngesti Nugraha

Dalam kegiatan yang di hadiri oleh,Ketua FKUB Kab.Semarang ( Kyai H Sinwani), Ketua Bawaslu Kab Semarang (Muhammad Talkhis, S.Pd), Koordinator Sekretariat Bawaslu Kab. Semarang (Sri Widodo, SH), Ketua Panitia Gelar Budaya untuk Pilkada yang Berintregritas Kab. Semarang ( Adi S.Psi), Suharnoto SH.MM (Camat Ambarawa),Forkomincam Ambarawa dan  Drs Jati Trimulyanto,SH (Asisten 1)pemerintahan dan kesra Kab.Semarang ini juga dilaksanalan Deklarasi " DEKLARASI PILKADA KAB SEMARANG YANG BERINTEGRITAS "

Adapun isi dari Deklarasi tersebut:
a. Menolak dan melawan politik uang/dan ujaran kebencian dengan menggunakan isu SARA.

b. Melawan intimidasi / dan penyebaran berita bohong (hoaks)/karena mengurangi kualitas/dan integritas penyelenggaraan Pilkada.

c. Mendorong partai politik/pasangan calon/ dan tim kampanye/agar tidak melakukan politik uang/ujaran kebencian dengan menggunakan isu SARA/ serta penghasutan dan adu domba/dalam memengaru hi pilihan pemilih.

d. Mengajak seluruh pemilih/menggunakan momentum Pilkada 2020/untuk menjamin pelayanan hak pilih/menghormati keberagaman/dan mendewasakan politik kerakyatan.

e. Mendukung Bawaslu Kabupaten Semarang/melakukan pengawasan dan penindakan/secara akuntabel/terhadap pelanggaran-pelanggaran Pilkada Kabupaten Semarang 2020/sekaligus meningkatkan pengetahuan/serta kesadaran masyarakat/untuk melaporkan dugaan pelanggaran.

f. Mendorong jurnalisme damai/adil/dan menjunjung etika jurnatistik// dalam pemberitaan media massa/untuk melawan politik uang/ujaran kebencian/penyebaran berita hoax/dan isu SARA/sebagai alat politik dalam Pilkada Kab Semarang 2020.

Gelar Budaya Pilkada Yang Berintregritas dan Deklarasi


Ambarawa-Bertempat di Alun - alun Ambarawa Kelurahan Tambakboyo Kecamatan Ambarawa Kabupaten Semarang telah berlangsung kegiatan " Gelar Budaya untuk Pilkada yang Berintregritas dan Deklarasi oleh Bawaslu Kabupaten Semarang " ,Minggu (01/12)

Wakil Bupati Semarang yang turut hadir dalam sambutannya menyampaikan,Marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat tuhan yg maha esa,semoga kita selalu diberi kesehatan dan doa bersama untuk pemilu aman dan damai.

"Riuhnya Pilkada ini menyentuh segala lini. Tak pelak, masyarakat biasanya terbelah menjadi kubu-kubu beda pilihan,Akan tetapi, sebenarnya beda pilihan adalah hal biasa dalam demokrasi. Selebihnya, di kehidupan lainnya, mereka terhubung satu sama lain, meski beda pilihan maupun partai" ucapnya

"Warga Kab. Semarang ingin menunjukkan bahwa mereka begitu menjunjung tinggi kerukunan dan toleransi beragama mendekati Pemilukada 2019. Slogan beriman tak hanya didengungkan di mulut, tetapi dibarengi dengan tindakan nyata" pungkas Ngesti Nugraha

Dalam kegiatan yang di hadiri oleh,Ketua FKUB Kab.Semarang ( Kyai H Sinwani), Ketua Bawaslu Kab Semarang (Muhammad Talkhis, S.Pd), Koordinator Sekretariat Bawaslu Kab. Semarang (Sri Widodo, SH), Ketua Panitia Gelar Budaya untuk Pilkada yang Berintregritas Kab. Semarang ( Adi S.Psi), Suharnoto SH.MM (Camat Ambarawa),Forkomincam Ambarawa dan  Drs Jati Trimulyanto,SH (Asisten 1)pemerintahan dan kesra Kab.Semarang ini juga dilaksanalan Deklarasi " DEKLARASI PILKADA KAB SEMARANG YANG BERINTEGRITAS "

Adapun isi dari Deklarasi tersebut:
a. Menolak dan melawan politik uang/dan ujaran kebencian dengan menggunakan isu SARA.

b. Melawan intimidasi / dan penyebaran berita bohong (hoaks)/karena mengurangi kualitas/dan integritas penyelenggaraan Pilkada.

c. Mendorong partai politik/pasangan calon/ dan tim kampanye/agar tidak melakukan politik uang/ujaran kebencian dengan menggunakan isu SARA/ serta penghasutan dan adu domba/dalam memengaru hi pilihan pemilih.

d. Mengajak seluruh pemilih/menggunakan momentum Pilkada 2020/untuk menjamin pelayanan hak pilih/menghormati keberagaman/dan mendewasakan politik kerakyatan.

e. Mendukung Bawaslu Kabupaten Semarang/melakukan pengawasan dan penindakan/secara akuntabel/terhadap pelanggaran-pelanggaran Pilkada Kabupaten Semarang 2020/sekaligus meningkatkan pengetahuan/serta kesadaran masyarakat/untuk melaporkan dugaan pelanggaran.

f. Mendorong jurnalisme damai/adil/dan menjunjung etika jurnatistik// dalam pemberitaan media massa/untuk melawan politik uang/ujaran kebencian/penyebaran berita hoax/dan isu SARA/sebagai alat politik dalam Pilkada Kab Semarang 2020.

Kampanye Inklusi Hari Disabilitas Internasional Tahun 2019 dengan Tema "Meniadakan Hambatan Dan Menghormati Perbedaan" di Selenggarakan Di Senjoyo Tengaran



Tengaran-Kampanye Inklusi Hari Disabilitas Internasional Tahun 2019 dengan Tema "Meniadakan Hambatan Dan Menghormati Perbedaan" di Selenggarakan oleh kampung indonesia peduli bekerjasama dengan  LP Maarif NU Jateng dan pemerintahan Desa Tegalwaton,di selenggarakan di Bumi Perkemahan Umbul Senjoyo Desa Tegalwaton.Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang,Minggu (01/12)

Wakil Bupati Semarang Dalam sambutannya menyampaikan,Pada tanggal 3 Desember ditetapkan sebagai Hari Disabilitas Internasional atau International Day of Persons With Disabilities. Adapun, tema perayaan yang diangkat tahun ini adalah "Memberdayakan dan memastikan inklusivitas juga kesetaraan bagi penyandang cacat”.

"Tema ini sengaja diangkat untuk mewujudkan masyarakat semuanya akan berjalan beriringan dalam berbagai rupa perbedaan dan tidak meninggalkan siapa pun atas dasar kelompok dan golongan, termasuk para penyandang cacat" .

"Untuk mencapai itu semua diperlukan tindakan nyata dari kedua pihak, baik penyandang cacat maupun masyarakat pada umumnya. Para penyandang disabilitas perlu menunjukkan kepada lingkungannya, mereka dapat berbuat sesuatu meski dalam kondisi yang terbatas".tambahnya

Danramil 06/Tengaran Kapten Inf Sugito yang juga hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan,Masyarakat pun harus membuka mata bahwa dalam lingkungan sosial, mereka hidup berdampingan dengan saudara-saudaranya yang memiliki keterbatasan kemampuan secara fisik dan mental.

"Saya pun mengajak semua sektor untuk selalu bekerja sama dan membuka peluang yang diperlukan untuk mempercepat pemenuhan hak penyandang disabilitas."pungkasnya dihadapan tamu undangan yang hadir.

Meniadakan Hambatan Dan Menghormati Perbedaan


Tengaran-Kampanye Inklusi Hari Disabilitas Internasional Tahun 2019 dengan Tema "Meniadakan Hambatan Dan Menghormati Perbedaan" di Selenggarakan oleh kampung indonesia peduli bekerjasama dengan  LP Maarif NU Jateng dan pemerintahan Desa Tegalwaton,di selenggarakan di Bumi Perkemahan Umbul Senjoyo Desa Tegalwaton.Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang,Minggu (01/12)

Wakil Bupati Semarang Dalam sambutannya menyampaikan,Pada tanggal 3 Desember ditetapkan sebagai Hari Disabilitas Internasional atau International Day of Persons With Disabilities. Adapun, tema perayaan yang diangkat tahun ini adalah "Memberdayakan dan memastikan inklusivitas juga kesetaraan bagi penyandang cacat”.

"Tema ini sengaja diangkat untuk mewujudkan masyarakat semuanya akan berjalan beriringan dalam berbagai rupa perbedaan dan tidak meninggalkan siapa pun atas dasar kelompok dan golongan, termasuk para penyandang cacat" .

"Untuk mencapai itu semua diperlukan tindakan nyata dari kedua pihak, baik penyandang cacat maupun masyarakat pada umumnya. Para penyandang disabilitas perlu menunjukkan kepada lingkungannya, mereka dapat berbuat sesuatu meski dalam kondisi yang terbatas".tambahnya

Danramil 06/Tengaran Kapten Inf Sugito yang juga hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan,Masyarakat pun harus membuka mata bahwa dalam lingkungan sosial, mereka hidup berdampingan dengan saudara-saudaranya yang memiliki keterbatasan kemampuan secara fisik dan mental.

"Saya pun mengajak semua sektor untuk selalu bekerja sama dan membuka peluang yang diperlukan untuk mempercepat pemenuhan hak penyandang disabilitas."pungkasnya dihadapan tamu undangan yang hadir.

Kapten Inf Romdhoni Hadiri " Gelar Budaya untuk Pilkada yang Berintregritas dan Deklarasi oleh Bawaslu Kabupaten Semarang "




Ambarawa-Bertempat di Alun - alun Ambarawa Kelurahan Tambakboyo Kecamatan Ambarawa Kabupaten Semarang telah berlangsung kegiatan " Gelar Budaya untuk Pilkada yang Berintregritas dan Deklarasi oleh Bawaslu Kabupaten Semarang " ,Minggu (01/12)

Wakil Bupati Semarang yang turut hadir dalam sambutannya menyampaikan,Marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat tuhan yg maha esa,semoga kita selalu diberi kesehatan dan doa bersama untuk pemilu aman dan damai.

"Riuhnya Pilkada ini menyentuh segala lini. Tak pelak, masyarakat biasanya terbelah menjadi kubu-kubu beda pilihan,Akan tetapi, sebenarnya beda pilihan adalah hal biasa dalam demokrasi. Selebihnya, di kehidupan lainnya, mereka terhubung satu sama lain, meski beda pilihan maupun partai" ucapnya

"Warga Kab. Semarang ingin menunjukkan bahwa mereka begitu menjunjung tinggi kerukunan dan toleransi beragama mendekati Pemilukada 2019. Slogan beriman tak hanya didengungkan di mulut, tetapi dibarengi dengan tindakan nyata" pungkas Ngesti Nugraha

Dalam kegiatan yang di hadiri oleh,Ketua FKUB Kab.Semarang ( Kyai H Sinwani), Ketua Bawaslu Kab Semarang (Muhammad Talkhis, S.Pd), Koordinator Sekretariat Bawaslu Kab. Semarang (Sri Widodo, SH), Ketua Panitia Gelar Budaya untuk Pilkada yang Berintregritas Kab. Semarang ( Adi S.Psi), Suharnoto SH.MM (Camat Ambarawa),Forkomincam Ambarawa dan  Drs Jati Trimulyanto,SH (Asisten 1)pemerintahan dan kesra Kab.Semarang ini juga dilaksanalan Deklarasi " DEKLARASI PILKADA KAB SEMARANG YANG BERINTEGRITAS "

Adapun isi dari Deklarasi tersebut:
a. Menolak dan melawan politik uang/dan ujaran kebencian dengan menggunakan isu SARA.

b. Melawan intimidasi / dan penyebaran berita bohong (hoaks)/karena mengurangi kualitas/dan integritas penyelenggaraan Pilkada.

c. Mendorong partai politik/pasangan calon/ dan tim kampanye/agar tidak melakukan politik uang/ujaran kebencian dengan menggunakan isu SARA/ serta penghasutan dan adu domba/dalam memengaru hi pilihan pemilih.

d. Mengajak seluruh pemilih/menggunakan momentum Pilkada 2020/untuk menjamin pelayanan hak pilih/menghormati keberagaman/dan mendewasakan politik kerakyatan.

e. Mendukung Bawaslu Kabupaten Semarang/melakukan pengawasan dan penindakan/secara akuntabel/terhadap pelanggaran-pelanggaran Pilkada Kabupaten Semarang 2020/sekaligus meningkatkan pengetahuan/serta kesadaran masyarakat/untuk melaporkan dugaan pelanggaran.

f. Mendorong jurnalisme damai/adil/dan menjunjung etika jurnatistik// dalam pemberitaan media massa/untuk melawan politik uang/ujaran kebencian/penyebaran berita hoax/dan isu SARA/sebagai alat politik dalam Pilkada Kab Semarang 2020

DEKLARASI PILKADA KAB SEMARANG YANG BERINTEGRITAS



Ambarawa-Bertempat di Alun - alun Ambarawa Kelurahan Tambakboyo Kecamatan Ambarawa Kabupaten Semarang telah berlangsung kegiatan " Gelar Budaya untuk Pilkada yang Berintregritas dan Deklarasi oleh Bawaslu Kabupaten Semarang " ,Minggu (01/12)

Wakil Bupati Semarang yang turut hadir dalam sambutannya menyampaikan,Marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat tuhan yg maha esa,semoga kita selalu diberi kesehatan dan doa bersama untuk pemilu aman dan damai.

"Riuhnya Pilkada ini menyentuh segala lini. Tak pelak, masyarakat biasanya terbelah menjadi kubu-kubu beda pilihan,Akan tetapi, sebenarnya beda pilihan adalah hal biasa dalam demokrasi. Selebihnya, di kehidupan lainnya, mereka terhubung satu sama lain, meski beda pilihan maupun partai" ucapnya

"Warga Kab. Semarang ingin menunjukkan bahwa mereka begitu menjunjung tinggi kerukunan dan toleransi beragama mendekati Pemilukada 2019. Slogan beriman tak hanya didengungkan di mulut, tetapi dibarengi dengan tindakan nyata" pungkas Ngesti Nugraha

Dalam kegiatan yang di hadiri oleh,Ketua FKUB Kab.Semarang ( Kyai H Sinwani), Ketua Bawaslu Kab Semarang (Muhammad Talkhis, S.Pd), Koordinator Sekretariat Bawaslu Kab. Semarang (Sri Widodo, SH), Ketua Panitia Gelar Budaya untuk Pilkada yang Berintregritas Kab. Semarang ( Adi S.Psi), Suharnoto SH.MM (Camat Ambarawa),Forkomincam Ambarawa dan  Drs Jati Trimulyanto,SH (Asisten 1)pemerintahan dan kesra Kab.Semarang ini juga dilaksanalan Deklarasi " DEKLARASI PILKADA KAB SEMARANG YANG BERINTEGRITAS "

Adapun isi dari Deklarasi tersebut:
a. Menolak dan melawan politik uang/dan ujaran kebencian dengan menggunakan isu SARA.

b. Melawan intimidasi / dan penyebaran berita bohong (hoaks)/karena mengurangi kualitas/dan integritas penyelenggaraan Pilkada.

c. Mendorong partai politik/pasangan calon/ dan tim kampanye/agar tidak melakukan politik uang/ujaran kebencian dengan menggunakan isu SARA/ serta penghasutan dan adu domba/dalam memengaru hi pilihan pemilih.

d. Mengajak seluruh pemilih/menggunakan momentum Pilkada 2020/untuk menjamin pelayanan hak pilih/menghormati keberagaman/dan mendewasakan politik kerakyatan.

e. Mendukung Bawaslu Kabupaten Semarang/melakukan pengawasan dan penindakan/secara akuntabel/terhadap pelanggaran-pelanggaran Pilkada Kabupaten Semarang 2020/sekaligus meningkatkan pengetahuan/serta kesadaran masyarakat/untuk melaporkan dugaan pelanggaran.

f. Mendorong jurnalisme damai/adil/dan menjunjung etika jurnatistik// dalam pemberitaan media massa/untuk melawan politik uang/ujaran kebencian/penyebaran berita hoax/dan isu SARA/sebagai alat politik dalam Pilkada Kab Semarang 2020

Kampanye Inklusi Hari Disabilitas Internasional Tahun 2019




Tengaran-Kampanye Inklusi Hari Disabilitas Internasional Tahun 2019 dengan Tema "Meniadakan Hambatan Dan Menghormati Perbedaan" di Selenggarakan oleh kampung indonesia peduli bekerjasama dengan  LP Maarif NU Jateng dan pemerintahan Desa Tegalwaton,di selenggarakan di Bumi Perkemahan Umbul Senjoyo Desa Tegalwaton.Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang,Minggu (01/12)

Wakil Bupati Semarang Dalam sambutannya menyampaikan,Pada tanggal 3 Desember ditetapkan sebagai Hari Disabilitas Internasional atau International Day of Persons With Disabilities. Adapun, tema perayaan yang diangkat tahun ini adalah "Memberdayakan dan memastikan inklusivitas juga kesetaraan bagi penyandang cacat”.

"Tema ini sengaja diangkat untuk mewujudkan masyarakat semuanya akan berjalan beriringan dalam berbagai rupa perbedaan dan tidak meninggalkan siapa pun atas dasar kelompok dan golongan, termasuk para penyandang cacat" .

"Untuk mencapai itu semua diperlukan tindakan nyata dari kedua pihak, baik penyandang cacat maupun masyarakat pada umumnya. Para penyandang disabilitas perlu menunjukkan kepada lingkungannya, mereka dapat berbuat sesuatu meski dalam kondisi yang terbatas".tambahnya

Danramil 06/Tengaran Kapten Inf Sugito yang juga hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan,Masyarakat pun harus membuka mata bahwa dalam lingkungan sosial, mereka hidup berdampingan dengan saudara-saudaranya yang memiliki keterbatasan kemampuan secara fisik dan mental.

"Saya pun mengajak semua sektor untuk selalu bekerja sama dan membuka peluang yang diperlukan untuk mempercepat pemenuhan hak penyandang disabilitas."pungkasnya dihadapan tamu undangan yang hadir.