This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 22 Oktober 2020

Warga Terkena Operasi Yustisi Dan Penegakkan Disiplin Protokol Kesehatan Oleh Aparat Gabungan

 



Tingkir,Salatiga-Dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Salatiga, khususnya di Teritorial Koramil 16/Tingkir, para personel koramil setempat melakukan operasi yustisi dan penegakan disiplin protokol kesehatan, Kamis (08/10)

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Danramil  Kapten Cba M.Kurdi.SE dan Kapolsek Tingkir AKP Ariakta Gagah Nugraha SIK MH bersama tim gugus tugas Covid-19 yang terdiri dari Anggota Koramil , Polsek Tingkir, Pol PP Kecamatan Tingkir dan pihak Kecamatan Tingkir termasuk aparat pemerintah desa setempat.

Danramil 16/Tingkir saat menyampaiakan amanat Apel Pagi pengecekan personel Gabungan mengatakan, kegiatan operasi yustisi dan penegakan disiplin protokol kesehatan ini dilaksanakan baik di jalan raya maupun Pasar Tradisional

“Untuk memastikan masyarakat sudah menerapkan protokol kesehatan kami tim gabungan melakukan operasi yustisi baik di jalan maupun di pasar ,” katanya.

Muhamad Kurdi menambahkan, tim gugus tugas operasi yustisi ini tanpa lelah mengimbau pada warga masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan.

Tim menemukan pejalan kaki ataupun pengendara yang tidak memakai masker, Tim dari Gugus Tugas Covid-19 ini langsung memberikan  masker untuk dipakai dan terus menghimbau agar masyarakat tetap jaga kesehatan,” tambahnya

Tim SIKU Kodim Dipimpin Dandim 0714/Salatiga Gowes Keliling Kota Salatiga



Salatiga-Melintasi route keliling Kota Salatiga Dandim 0714/Salatiga Letkol Inf Loka Jaya Sembada.SIP beseŕta seluruh Pasi dan Danramil jajarannya melaksanakan Gowes di Koramil 01/Kota Kodim 0714/Salatiga,Jumat (09/10)

Kegiatan Gowes ini menempuh jarak kurang lebih sepanjang 16 Kilometer dengan titik keberangkatan Makoramil 01/Kota Salatiga,melalui Perempatan Lampu Merah Suroboyo Motor Salatiga dan Perempatan lampu merah Jetis Salatiga, menuju POM bensin Jombor Tuntang ,lanjut kearah Patung Gajah Sraten Tuntang , melewati Pasar Bandungan Gedangan Tuntang, Rombongan beristirahat  di Rumah Anggota Minvet Salatiga Peltu Buang Widiyanto Gedangan Bandungan RT 06, Setelah beristirahat dilanjut Perempatan Lampu Merah Aulia Salatiga  melalui Perempatan  Grogol Salatiga ,melintasi  Perempatan  Pasar Sapi Salatiga dan Finis kembali di Koramil 01/Kota Salatiga.

Melalui gowes, Dandim 0714/Salatiga menghimbau agar menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh, selain itu juga menjalin kekompakan dan keakraban dijajaran TNI Khususnya Kodim 0714/Salatiga” Kata Dandim seusai kegiatan gowes.

” Dengan bersepada santai, kami mengajak untuk hidup sehat apalagi ditengah Pandemi Covid-19 ini dan gemar berolah raga, disamping mengenal kondisi perkampungan yang ada di wilayah kota Salatiga, ujarnya.”

"Karena dengan bersepeda santai sangat sangat bermanfaat diantaranya, Memperkuat otot tulang,Membangun kekuatan tubuh,Menurunkan berat badan,Mengontrol diabetes serta Menurunkan risiko kanker"pesan Dandim kepada peserta Gowes tadi pagi.

Sebelum Start Dandim beserta rombongan melaksanakan senam peregangan dan dilanjutkan dengan penyampaian route Gowes yang disampaikan oleh Babinsa Koramil 01/Kota Serma Tohom Lubis.

Demi Kepentingan Warga,Di Tengah Pandemi Covid-19 Anggota TNI Dan Warga Gotong Royong Pengecoran Jalan

 



Sidorejo,Salatiga-Ditengah pandemi Covid-19, tak mengurangi semangat Babinsa untuk tetap melakukan pengerjaan Sasaran Fisik TMMD Sengkuyung bersama rakyatnya. Itulah yang dilakukan personel anggota Koramil 01/Kota  Selain memonitoring pecegahan penyebaran covid 19 di wilayah binaannya, para Babinsa ini  juga tetap melaksanakan pekerjaan pengecoran jalan dusun Legok Rt 03/ Rw 06, Kelurahan Kauman kidul ,Kecamatan Sidorejo Salatiga,Jumat (09/10)

Pengecoran jalan dikerjakan secara bergotong royong. "Kegotong royongan inilah yang menjadi salah satu ciri khas bangsa Indonesia yang harus terus dilestarikan dan kehadiran anggota TNI, menginiasi berbagai kegiatan yang dilakukan di desa."Kehadiran kita diharapkan dapat menumbuhkan kembali semangat gotong royong warga yang selama ini hampir pudar ditengah majunya jaman.

"Walaupun saat ini kita menghadapi wabah Covid-19, namun pengerjaan sasaran fisik program TMMD Sengkuyung Tahap III Kodim 0714/Salatiga tetap dilaksanakan, Tentu dengan tetap memperhatikan social distancing dan physical distancing, " terang Kapten Arh Sunaryo Danramil 01/Kota ketika dihubungi penerangan Kodim.

Pengecoran jalan yang berada di dusun Legok ini sudah mencapai hasil 60% ( ,hal ini tentu saja berkat kemanunggalan TNI dengan rakyat yang bertekad menyelesaikan sasaran fisik pengecoran Jalan penghubung dusun  ini demi kepentingan warga Kauman Kidul

Apel Pagi Sebelum Pelaksanaan Operasi Yustisi Gabungan TNI-POLRI Di Kecamatan Sumowono

 



Sumowono,Kab Semarang-Guna membuka kesadaran, tanggungjawab dan wawasan semakin terbuka bagi warga masyarakat, khususnya warga Sumowono, Kab.Semarang atas nilai manfaat menjaga ketertiban, keamanan dan keselamatan bersama.

Pihak Koramil 10/TNI bersama Polsek Kec.Sumowono terus melakukan intensitas edukasi Kedisiplinan dan Kepedulian (e-K2) Ops.Yustisi. cegah tangkal covid, yakni tentang protkes pemakaian masker saat beraktifitas di/keluar rumah maupun dijalan raya.

Yustisi ini dilaksanakan arah jalan Sumowono-Temanggung. Tepatnya didepan terminal Sumowono, Kab.Semarang, Jumat (09/10/20) pukul 09.00Wib.

Sementara sebelum pelaksanaan giat tersebut. Terlebih dulu dilaksanakan apel pagi bersama didepan Polsek Kecamatan setempat, dipimpin langsung oleh Kapolsek, AKP M.Budiyanto, SH, MH. Dengan dihadiri dari pihak Koramil 10/TNI, Kapten Chb Noor Rofiq beserta anggota Babinsa, anggota personil Kodim 0714/Salatiga, anggota Babinkamtimas dan perangkat Kecamatan Sumowono.

Dikatakan oleh Danramil 10/Sumowono Kapten Chb Nur Rofiq,kegiatan Operasi Yustisi gabungan ini akan terus dilaksanakan demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah kecamatan Sumowono khususnya.

"Tapi hal ini tidak akan maksimal apabila tidak ada kesadaran dari masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19,kami hanya sebatas memberi himbauan,sosialisai atau bahkan penindakan ringan apabila masyarakat hanya takut dengan Operasi Yustisi tetapi tidak takut dengan penyebaran Covid nya maka hal itu akan sia sia"kata Nur Rofiq

Adapun giat Ops.Yustisi ini juga merupakan bagian dari pelaksanaan program pemerintah pusat yang telah dicanangkan, diinstruksikan dan berketetapan.

Pelaksanaan giat yang dilakukan pihak Koramil 10/TNI bersama Polsek dan pihak-pihak terkait tersebut mendapatkan respons positif dari warga masyarakat. Dan pelaksananya pun terlihat berjalan lancar, tertib dan kondusif

Tekan Penyebaran Covid-19 Di Wilayah Kota Salatiga,Anggota Koramil Kota Dan Polsek Sidomukti Gelar Operasi Yustisi Prokes

 



Sidomukti,Salatiga-Sebanyak 10 Personel gabungan TNI-Polri dari Koramil 01/Kota dan Polsek Sidomukti  menggelar Ops Yustisi pendisiplinan protokol kesehatan berupa razia masker di seputaran lampu merah pasar sapi kecamatan sidomukti Salatiga,Jumat(09/10)

Danramil 01/Kota Kapten Arh Sunaryo ketika dihubungi Penerangan Kodim mengatakan bahwa dalam kegiatan tersebut, Koramil Kota,dan Polsek Sidomukti  menjaring sebanyak 15 orang pengendara sepeda motor roda dua maupun roda empat serta pejalan kaki yang tidak menggunakan masker.

“Selanjutnya, para pelanggar tersebut di tegur secara lisan dan dicatat identitasnya sesuai KTP lalu menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.” tutur Danramil Kota.

Ops Yustisi ini akan terus digelar setiap harinya di waktu yang di rahasiakan dan menyasar tempat-tempat umum di wilayah kota Salatiga.

“Dalam giat tersebut pihaknya juga membagikan masker kepada masyarakat .” kata nya.

“Kami berharap dengan adanya peningkatan disiplin terkait protokol kesehatan ini, kiranya masyarakat dapat mematuhi protokol kesehatan, seperti yang sudah dianjurkan pemerintah demi terhindar dari wabah Covid-19 yang mematikan itu.”Pesan Sunaryo

Rapat PAMSIMAS Program Untuk Warga Desa Kemambang

 



Banyubiru,Kab Semarang-Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) bertujuan untuk mendukung komitmen pemerintah Indonesia dalam mencapai Sasaran Millenium Development Goals (MDG).Sasaran itu diantaranya mengurangi separuh dari jumlah masyarakat yang belum memiliki akses terhadap air minum dan sanitasi yang berkelanjutan pada tahun 2020.

PAMSIMAS merupakan program pinjaman pemerintah pusat yang dihibahkan langsung kepada masyarakat. Oleh karena itu dalam implementasinya harus senantiasa melibatkan masyarakat, mulai tahap perencanaan, pelaksanaan sampai dengan pengoperasian dan pemeliharaan.

Desa Kemambang Kecamatan Banyubiru salah satu wilayah di Kabupaten Semarang yang memang dikenal dengan keadaan geografisnya memiliki sumber air yang banyak akan melaksanakan Uji fungsi program PAMSIMAS di wilayah kecamatan Banyubiru.

Rapat Koordinasi untuk membahas program tersebut dilaksanakan di Balai desa Kemambang yang dihadiri oleh Dinas Cipta Karya Pekerjaan Umum Kab Semarang  Any wibowo,DISPERMADES Kab Semarang Yulia ambar,Barenlitbangda.(Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah)Kab Semarang,Dinkes (Dinas Kesehatan) Kab Semarang,DISTRIK COORDINATOR /DC Ir Samina M.si,Kepala desa Kemambang,Babinsa desa Kemambang Sertu Kayadi,Babinkamtibmas desa Kemambang,Brigadir Joko prastowo SH,Perangkat desa Kemambang,Kepala dusun se desa Kemambang serta Perwakilan dari masyarakat desa Kemambang.

Ada lima komponen dalam Program PAMSIMAS yaitu : Komponen Pemberdayaan Masyarakat dan Pengembangan Kelembagaan, Komponen Kesehatan, Higiene & Sanitasi,Komponen Penyediaan Prasarana & Sarana Air Minum dan Sanitasi, Komponen Pengembangan Produktivitas Desa, dan Komponen Proyek.

Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang melalui perwakilannya mengatakan menyatakan air bersih dan sanitasi yang baik di lingkungan desa adalah salah satu kunci dalam menciptakan masyarakat yang makmur dan sejahtera.

“Masyarakat tidak mungkin jadi makmur dan sejahtera kalau tidak punya air yang bersih"ungkap Novi

Pada kesempatan yang sama, Babinsa mengingatkan masyarakat desa Kemambang untuk tidak buang sampah sembarangan. Ia menekankan jika kebiasaan ini dilanjutkan, kotoran dari sampah yang dibuang sembarangan akan mencemari air di sekitarnya sehingga berpotensi menjadi sumber penyakit.

“Masyarakat desa tidak akan sejahtera jika masih buang sampah sembarangan. Kotoran akan merembes ke tanah dan masuk ke dalam air yang akhirnya diminum. Ini bisa menyebabkan anak anak diare,” tambah Sertu Kayadi.

Rapat PAMSIMAS Program Untuk Warga Desa Kemambang

 



Banyubiru,Kab Semarang-Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) bertujuan untuk mendukung komitmen pemerintah Indonesia dalam mencapai Sasaran Millenium Development Goals (MDG).Sasaran itu diantaranya mengurangi separuh dari jumlah masyarakat yang belum memiliki akses terhadap air minum dan sanitasi yang berkelanjutan pada tahun 2020.

PAMSIMAS merupakan program pinjaman pemerintah pusat yang dihibahkan langsung kepada masyarakat. Oleh karena itu dalam implementasinya harus senantiasa melibatkan masyarakat, mulai tahap perencanaan, pelaksanaan sampai dengan pengoperasian dan pemeliharaan.

Desa Kemambang Kecamatan Banyubiru salah satu wilayah di Kabupaten Semarang yang memang dikenal dengan keadaan geografisnya memiliki sumber air yang banyak akan melaksanakan Uji fungsi program PAMSIMAS di wilayah kecamatan Banyubiru.

Rapat Koordinasi untuk membahas program tersebut dilaksanakan di Balai desa Kemambang yang dihadiri oleh Dinas Cipta Karya Pekerjaan Umum Kab Semarang  Any wibowo,DISPERMADES Kab Semarang Yulia ambar,Barenlitbangda.(Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah)Kab Semarang,Dinkes (Dinas Kesehatan) Kab Semarang,DISTRIK COORDINATOR /DC Ir Samina M.si,Kepala desa Kemambang,Babinsa desa Kemambang Sertu Kayadi,Babinkamtibmas desa Kemambang,Brigadir Joko prastowo SH,Perangkat desa Kemambang,Kepala dusun se desa Kemambang serta Perwakilan dari masyarakat desa Kemambang.

Ada lima komponen dalam Program PAMSIMAS yaitu : Komponen Pemberdayaan Masyarakat dan Pengembangan Kelembagaan, Komponen Kesehatan, Higiene & Sanitasi,Komponen Penyediaan Prasarana & Sarana Air Minum dan Sanitasi, Komponen Pengembangan Produktivitas Desa, dan Komponen Proyek.

Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang melalui perwakilannya mengatakan menyatakan air bersih dan sanitasi yang baik di lingkungan desa adalah salah satu kunci dalam menciptakan masyarakat yang makmur dan sejahtera.

“Masyarakat tidak mungkin jadi makmur dan sejahtera kalau tidak punya air yang bersih"ungkap Novi

Pada kesempatan yang sama, Babinsa mengingatkan masyarakat desa Kemambang untuk tidak buang sampah sembarangan. Ia menekankan jika kebiasaan ini dilanjutkan, kotoran dari sampah yang dibuang sembarangan akan mencemari air di sekitarnya sehingga berpotensi menjadi sumber penyakit.

“Masyarakat desa tidak akan sejahtera jika masih buang sampah sembarangan. Kotoran akan merembes ke tanah dan masuk ke dalam air yang akhirnya diminum. Ini bisa menyebabkan anak anak diare,” tambah Sertu Kayadi